Muhasabah Diri di Penghujung Tahun 2016

Bismillahirrohmaanirrohiim

Sahabat pembaca yang dirahmati Allah SWT. Hanya dalam hitungan menit malam ini akan menjadi malam dimana gemuruh teriakan jutaan ummat manusia akan sorak gembira, bunyi terompet dan petasan akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan bahkan menjadi pemandangan yang sangat menarik menghiasi langit malam di seluruh penjuru dunia.
Berbagai persiapan sudah banyak dilakukan oleh sebagian besar umat manusia untuk menyambut pergantian malam tahun baru 2017. Muda mudi, tua muda, kecil dewasa, semua berbaur dalam tujuan yang sama yaitu memeriahkan acara perayaan pergantihan tahun yang hanya terjadi setiap satu tahun sekali dan hal itu pula yang menjadikan sebagian besar orang mengatakan “setahun sekali, kapan lagi”.
Akan tetapi, sebelum pergantian tahun ini terjadi cobalah untuk sedikit kita renungkan kembali perjalanan hidup diri kita masing-masing pada setiap tahunnya.
Sahabat pembaca yang berbahagia, sadarkah kita bahwa setiap pergantian tahun itu adalah petanda bahwa semua yang hidup di dunia bertambah pula usianya, hal itu menunjukan bahwa dengan bertambahnya usia maka akan semakin dekat pula dengan akhir dari sebuah kehidupan dalam arti semakin sedikit pula kesempatan hidup kita di dunia yang sangat kita banggakan ini.
Sudah cukupkah shalat kita?
Sudah cukupkah puasa kita?
Sudah cukupkah shodaqoh kita?
Sudah cukupkah amal baik kita?
Sudah cukupkah berbakti kita kepada orangtua?
Terlalu banyak kebahagiaan dunia yang kita kejar sehingga kita lalai dalam urusan akhirat.
Malam pergantian tahun seharusnya dijadikan malam untuk lebih banyak mengingat setiap kekurangan serta kesalahan bahkan kekhilafan kepada orang-orang di sekitar kita.
Pengikisan akhlak sangat nampak terjadi di setiap malam pergantian tahun.
Malam yang menjadi bagian dari sedikit peristiwa penting yang harus kita ketahui yang akan terjadi di hari kiamat kelak, di mana ummat manusia akan dikumpulkan di satu tempat yang sama, mengharap satu harapan yang sama, menanti perhitungan sesuai dengan amal masing-masing ketika Allah SWT berikan kesempatan di dunia.
Bayangkan jika terompet yang kita tiup malam ini saja sangat menjadikan kegaduhan di setiap sudut penjuru dunia sehingga dapat mengganggu telinga siapapun yang mendengarkannya, bagaimana dengan tiupan Sangkakala Malaikat Israfil nanti, sudah siapkah telinga kita untuk mendengarkannya???
Bayangkan jika suara petasan yang kita bakar malam ini saja sangat menggemparkan langit malam, bagaimana dengan suara ledakan gunung-gunung saat bumi ini diguncang dengan sangat dahsyat, sudah siapkah diri kita untuk menyaksikan peristiwa itu???
Teriakan malam ini adalah teriakan kegembiraan, sedangkan teriakan di hari akhir kelak adalah teriakan permohonan taubat atas segala dosa yang pernah kita lakukan selama kita hidup di dunia. Siapkah kita menghadapi itu semua???
Mudah-mudahan pergantian tahun ini banyak memberikan arti dari sebuah perjalanan hidup setiap jiwa yang merindukan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Semoga Allah SWT selalu membimbing kita untuk selalu taat dalam menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.
Mudah-mudahan Allah SWT berikan kemudahan, kelancaran, serta keberhasilan dalam urusan kita masing-masing.
Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan pada jasmani dan ruhani kita, agar kita tetap istiqomah dalam beribadah, berusaha, dan bekerja.
Sahabat pembaca yang berbahagia, jika malam pergantian tahun ini adalah malam pergantian tahun terakhir yang kita lalui. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan keberkahan, keridhoan, serta ampunan atas segala kekurangan, kesalahan, serta kekhilafan kita semua sebagai manusia.
Wallhul Muaffiqu Wal Hadi Ila Sabilir Rasyad.

Supriyatna Asy-Syianjury
Ikatan Alumni Nahdlatul Wathan Jakarta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s