Penantian Sebagai Calon Orangtua

Oleh:
U. Supriyatna Assyianjury (Uje Sahabatmu)

Bismillahi Wabihamdihi
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Rasulullah SAW bersabda: “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), kedua orang tuanyalah yang menjadikan anak tersebut Yahudi atau Nasrani atau Majusi”.
Saudaraku yang baik hati dan budiman, setelah saudara/i membaca tulisan tentang hadits di atas tentu saudara telah memahami maksud dari tulisan ini, apalagi bagi saudara/i yang telah berumahtangga atau berkeluarga dan sudah dikaruniai seorang anak yang sangat menjadi buah penantian setelah usia pernikahan saudara/i. Serta buat saudara/i yang akan atau sedang menantikan pasangan hidup, atau bahkan saudara/i yang telah berencana mengakhiri masa lajang atau hanya sekedar merencanakan perjalanan hidup saudara/i selajutnya bersama pasangan hidup masing-masing semoga setiap urusan dan harapan kita semua dapat kita capai dengan kemudahan yang telah Allah SWT siapkan.
Saudaraku yang baik hati, perjalanan hidup mausia memang memiliki masa yang telah Allah SWT tetapkan dan menjadi ketetapNya yang mutlak dan pasti akan dirasakan oleh setiap makhluk hidup yang kemudian kita pahami dengan kematian. Kematian adalah ketetapan Allah SWT terhadap makhlukNya, di manapun, kapanpun, siapapun, ia pasti akan menjumpainya.
Siklus perjalanan hidup manusia memang silih berganti, adanya kematian dan adanya makhluk manusia baru yang terlahir ke dunia yang kita kenal dengan bayi/anak. Anak merupakan buah hati sekaligus investasi dunia akhirat bagi kedua orang tua, karena baik buruknya sifat, akhlak, karakter seorang anak itu tergantung bagaimana asupan pendidikan ruhani dan jasmani orang tuanya, sebagaimana telah dijelaskan dalam Sabda Rasulullah SAW di atas.
Saudaraku yang baik hati dan budiman, setelah sepuluh bulan usia pernikahan kami, Alhamdulillah sekarang adalah masa penantian calon buah hati yang saat ini telah memasuki usia Sembilan bulan. Sebagai calon orang tua, tentu rasa was-was itu ada apalagi ini adalah anak pertama, tentu menjadi pengalaman pertama pula dalam sejarah perjalanan hidup kami sebagai calon orang tua.
Dengan demikian, kami atas nama calon orang tua dari bayi yang saat ini sudah berusia Sembilan bulan tersebut, dan sedang menunggu penantian saat prosesi kelahirannya, kami mohon do’a dari semua pihak yang bersedia membaca tulisan ini semoga semuanya berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan harapan kami sebagai calon orang tua. Semoga bayi kami dalam keadaan sehat, prosesi melahirkan yang baik dan lancar, sehat yang dilahirkan dan yang melahirkan, sempurna tidak ada kekurangan satu apapun, selamat yang dilahirkan dan yang melahirkan, semoga kelak menjadi anak yang tumbuh dan selalu dibekali dengan nilai-nilai keimanan kepada Allah SWT, menjadi anak yang selalu taat kepada Allah SWT, selalu mengikuti ajaran Nabiyullah SAW, patuh kepada orang tua dan guru-gurunya, serta menjadi anak yang bermanfaat dan berguna baik bagi dirinya sendiri ataupun bagi orang-orang yang berada di sekitarnya, berguna bagi agamanya, nusa dan bangsanya, serta dijadikan anak yang sholeh/sholehah.
Semoga do’a saudara/i yang bersedia membaca tulisan ini di ijabah oleh Allah SWT, semoga segala niat dan hajat kita masing-masing diberi kemudahan dalam mencapainya, semoga keberkahan dan keridhaan serta ampunan Allah SWT selalu tercurah kepada kita semua. Amin.
Wallahul Muaffiqu Wal Hadi Ila Sabilirrasyad
Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s