Kangkung & Tiga Pangeran

Kehidupan manusia memang tidak luput dari rasa lapar di saat perut belum terisi oleh makanan, dan makanan dapat menjadi salah satu sumber energi pada tubuh yang sangat lemah. Sore menjelang malam, tiga pangeran mulai kembali ke tempat peristirahatan di tepi bukit WG yang terletak tidak jauh dari bukit Kerinduan. Ketiga pangeran itu datang secara bergantian, karena strategi pertahanan tetap harus terkordinir rapi di bukit sekret IRAQ agar tidak terjadi kekacauan dalam mempertahankan kejayaan yang telah bertahan selama tiga abad sebelum masehi.

Pangeran J datang lebih awal dibanding dengan pangeran lainnya, dengan di kawal oleh seorang prajurit yang senantiasa setia mendampingi pengeran J kemanapun ia pergi, namun setelah samapai di tempat peristirahatan, sang pangeran ditinggal seorang diri oleh prajurit karena ada kepentingan lain di perbatasan jalur Cinere. Meski seorang diri, namun pangeran J tetap semangat mempersiapkan makanan untuk persiapan tempur di malam hari. Pangeran J sangat antusias mempersiapkan segalanya, mulai dari memotong bahan makanan sampai menyantapnya secara berjama’ah.

Setelah hampir sepuluh menit berlalu, di tengah asyiknya pangeran J meracik bahan makanan, pangeran Jimmy pun datang menghampiri dan mempersiapkan hal lain untuk keperluan makan berjama’ah di tenda yang amat sangat sederhana namun sangat nyaman bagi ketiga pangeran tersebut. Setelah semua bahan makanan matang dan siap disajikan, tinggal menunggu kedatangan pangeran Cuya yang mendapat tugas penutup di pertahanan IRAQ.

Akhirnya, pangeran Cuya datang dan makan pun dimulai. Dengan lahap ketiga pangeran itu menyantap makanan yang telah siap saji, namun dibalik itu ketiga pangeran itu tidak menyadari bahwa makanan itu telah mengandung racun yang sangat amat dasyat melumpuhkan bagi siapapun yang memakannya. Dan pada akhirnya setelah menyantap makanan tersebut ketiga pangeran tersebut langsung lumpuh dan akhirnya tewas. Akhirnya Si Kangkung pun tertawa, ternyata mental ketiga pangeran itu sangat lemah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s