“Belajar atau Sekolah?”

Dunia pendidikan merupakan suatu keadaan dimana terciptanya suasana pembelajaran yang efektif sesuai dengan tujuan utama lembaga-lembaga pendidikan untuk menciptakan suatu keadaan yang tentram, nyaman, damai, sehingga proses belajar mengajar pun menjadi lancar. Ia juga dapat dikatakan dunianya kaum terpelajar. Kaum terpelajar tidak hanya berarti bagi mereka yang menggunakan seragam sekolah, berdasi, juga tidak hanya berarti bagi mereka yang berada di lingkungan kelembagaan yang formal maupun nonformal, tapi kaum terpelajar adalah setiap orang yang memiliki keinginan untuk belajar, berkarya, dan berkreasi dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki.

Hidup merupakan anugerah yang sangat luar biasa, yang harus kita syukuri dengan segala kemampuan yang kita miliki. Setidaknya, sesuai dengan status anda saat ini sebagai kaum terpelajar, manfaatkanlah waktu yang anda miliki untuk benar-benar belajar dengan sebaik-baiknya sesuai dengan harapan kedua orangtua anda, karena mereka menginginkan anda menjadi orang yang berhasil dan sukses dalam menggapai cita-cita mulia agar tidak merasakan apa yang mereka rasakan di masa lalu, kurangnya sarana dan lembaga pendidikan di masa mereka mambuat mereka memiliki tekat bulat dalam mewujudkan mimpi dan menaruh harapan yang sangat besar melalui diri anda, karena dunia pendidikan tidak semua orang mampu merasakannya. Beruntunglah bagi anda yang mampu merasakan dunia pendidikan (sekolah), karena masih banyak kita jumpai orang-orang yang kehilangan haknya dalam memperoleh dunia pendidikan. Tugas dan tanggungjawab utama anda saat ini adalah “belajar, belajar, dan belajar”. Jangan jadikan alasan keberangkatan anda dari rumah untuk sekolah, tapi jadikan suatu tekat yang kuat dan bulat bahwa keberangkatan anda dari rumah untuk belajar. Karena belum tentu makna kata “sekolah” itu dapat diartikan belajar, terbukti dengan banyaknya prilaku yang kita temukan yang dilakukan oleh kaum terpelajar dalam artian pelajar atau anak sekolah lengkap dengan seragam yang digunakan, hampir di setiap sudut kota dan di sekitar lingkungan anda, ketidaksesuaian yang dilakukan kaum terpelajar seperti, berada di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung, main, merokok, nongkrong di pinggir jalan, mabuk-mabukan, bahkan sampai tawuran. Itu semua merupakan salah satu dampak dari kesalahan dalam memahami makna kata, sehingga banyak orangtua yang tertipu oleh prilaku anaknya sendiri yang dianggap baik, rajin, dan sesuai dengan apa yang mereka harapkan, karena di mata mereka anaknya telah menunaikan kewajibanya sebagai pelajar yang setiap hari bangun pagi, mandi, dan berangkat meninggalkan rumah. Pada umumnya, kebanyakan orangtua hanya memberikan perhatiannya terbatas ketika ia berangkat ke sekolah, namun apa yang ia lakukan selanjutnya di luar sana terlepas dari perhatian mereka sehingga mereka justru kecewa dengan perbuatannya, maka musnahlah harapan orangtua terhadap kita. Na’udzubillahi min dzalik!

Tidak ada kata terlambat untuk belajar.

Belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena kalian akan merasakan manisnya buah belajar setelah kalian belajar.

Manfaatkan waktu yang ada untuk belajar.

Jadikan belajar sebagai kekasih yang selalu anda rindukan, dan terasa bahagia ketika berjumpa dengan  yang anda rindukan.

Jadikan belajar sebagai makanan yang paling anda sukai dalam hidup, dan anda akan merasa kenyang dan puas setelah memakannya.

Pernahkah anda bertanya pada diri anda sendiri, siapakah saya? Untuk apa saya di sini? Apa yang saya cari?

Pada dasarnya, sesungguhnya Allah swt menciptakan makhluk yang disebut dengan manusia sebagai makhluk yang sadar. Dengan kesadaran, manusia memiliki kemampuan untuk berpikir, dan lewat pikiran itulah manusia mampu memperolah ilmu pengetahuan. Dengan kehendak, manusia mampu mengekspresikan dirinya dalam bentuk prilaku. Dengan perasaan, manusia mampu merasakan kebahagiaan dalam hidupnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s