Peranan Media Pembelajaran pada Peningkatan Mutu di SMP/MTs

Pembagunan di bidang pendidikan merupakan kegiatan yang penting dalam rangka pembagunan nasional, karena pendidikan merupakan salah satu sektor dalam usaha meningkatkan kualitas suatu bangsa. Kualitas pendidikan sampai saat ini masih tetap marupakan suatu masalah yang paling menonjol dalam setiap usaha pembaharuan sistem pendidikan nasional. Salah satu upaya untuk meninggkatkan kualitas pendidikan adalah melalui perbaikan proses belajar mengajar.
Guru sebagai salah satu faktor penentu dalam proses belajar mengajar bukan hanya menyampaikan materi pelajaran saja tetapi juga dituntut untuk melaksanakan tugas profesinya seperti membimbing, mendorong dan memberi fasilitas belajar begi siswa, agar mencapai tujuan pembelajaran dan mampu menerapkan kemampuan pengetahuan yang didapat.kemampuan itu bisa berupa perencanaan dalam menentukan tujuan pembelajaran, pemilihan materi, strategi, metode, media sebagai sumber belajar dan dan evaluasi yang akan digunakan untuk memermudah proses belajar mengajar. Sesuai dengan UU standar nasional pendidikan (SPN) pasal 20 sebagai berikut:
“Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar”.

Dari kutipan SPN pasal 20 di atas dapat kita lihat sumber belajar juga tercantum dalam rancangan pembelajaran yang akan dilakukan guru. Ini berarti ada peran sumber belajar dalam meningkatkan tujuan nasional pendidikan Indonesia. Dengan adanya sumber belajar ada banyak hal yang akan diperoleh siswa di luar suguhan guru bidang studi tertentu.
Penyelenggaraan pendidikan sebagaimana yang diharapakan akan dapat mencapai tujuan secara optimal, apabila seorang guru atau pendidik mempunyai peranan yang sangat menentukan,artinya guru harus mampu mendinergikan antara kurikulum, metoda, media, sarana dan prasarana pendidikan lainya, tanpa guru mustahil tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik. Seorang pendidikan profesional, harus mampu mengikuti perkembangan itu mengarah kepada masyarakat tanpa sekolah, yaitu karena semua pesan dan informasi dapat disajikan melalui media dan setiap orang dapat memilih sendiri pesan atau informasi yang dibutuhkan.jadi sebenarnya perkembangan media itu, baik berupa buku,siaran radio atau televisi, berpotensi untuk tumbuh dan berkembangnya mesyarakat bhelajar,oleh karena itu, dalam setiap proses belajar mengajar potensi media tidak akan mungkin diabaikan.
Pemilihan media yang sangat banyak akan menjadikan proses belajar mengajar semakin menarik. Dengan denikian peranan guru sangat menentukan dalam menyeleksi media yang cocok dengan materi pelajaran yang akan diberikan kepada siswa. Bagaimana kita lihat sekarang ini ada pembelajaran melalui televisi pendidikan, komputer, teleconfernt,internet,dan lainya.
Seperti apa yang dikatakan Peter Kline dalam buku Revolusi Cara Belajar “belajar akan efektif jika dilakukan dalam suasana menyenangkan”. Jika anak sudah menikmati dan juga termotivasi dalam belajarnya, otomatis akan dapat dicapai hasil yang baik dan sesuai dengan keinginan.
Guru selalu menjadi fokus permasalah apabila ada siswa yang tidak tercapai kompetensinya dalam belajarnya. Sehingga selalu dikaitkan rendahnya mutu pendidikan yang tercermin dengan rendahnya rata-rata prestasi belajar yang tidak terpenuhinya standar ketuntasan belajar minimum siswa merupakan kesalahan guru dalam pelaksanaan pembelajaran.guru lebih benyak menepatkan siswa sebagai objek dan bukan sebagai subjek didik.
Kegagalan yang dialami siswa pada pelajaran teknologi informasi dan komunikasi salah satunya disebabkan pengunaan media yang belum profesional,. Mata pelajaran TI&K marupakan suatu mata pelajaran yang bertujuan agar siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif, mandiri dan cerdas.
Namun sangat disayangkan, guru-guru kita jarang yang menggunakan media dalam proses belajar mengajar. Yang membuat siswa merasa tidak betah di kelas dan menampakkan hasil yang kurang baik. Dengan kata lain hasil yang dicapai belum sesuai dengan apa yang diharapkan.

2 thoughts on “Peranan Media Pembelajaran pada Peningkatan Mutu di SMP/MTs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s